MENELISIK PESONA ESTETIK KOTA BERCAHAYA
Oleh: Aminah, S.Pd.SD., M.Pd.
(Kepala SDN Kawunganten 02 & SDN Kubangkangkung 01, Kec. Kawunganten, Kab. Cilacap)
Sebagai salah satu kabupaten terluas di Provinsi Jawa Tengah, Cilacap tak hanya dikenal melalui semboyan “BERCAHAYA” (Bersih, Elok, Rapi, Ceria, Hijau, Aman, dan Jaya). Lebih dari itu, kabupaten ini menyimpan kekayaan sejarah, pesona alam, dan ragam kuliner yang menawan.
Nostalgia Kolonial dan Wajah Baru Kota Lama

Jejak sejarah Cilacap terekam kuat di Benteng Pendem, sebuah benteng pertahanan pesisir peninggalan kolonial Belanda yang dibangun sekitar tahun 1861–1879. Kini, selain berdiri tegak sebagai saksi bisu perjalanan zaman, Benteng Pendem telah bertransformasi menjadi destinasi wisata sejarah favorit masyarakat luas.
Tak jauh dari lokasi benteng, hadir sebuah wajah baru yang kian mempercantik wajah kota. Melalui program revitalisasi kawasan Kota Lama (heritage) di sepanjang Jalan Jend. Ahmad Yani, Cilacap kini memiliki ikon estetik anyar. Gedung-gedung tua yang berdiri anggun berpadu harmonis dengan penataan trotoar yang rapi, membawa imajinasi pengunjung kembali ke atmosfer masa lalu.
Kehangatan di Titik Nol Kilometer
Area Titik Nol Kilometer kini menjadi salah satu spot favorit warga untuk melepas penat. Mengisi waktu pagi atau sore hari dengan duduk santai di bangku berdesain klasik, menikmati hangatnya segelas minuman bersanding tempe mendoan—kuliner khas Cilacap yang melegenda—menjadi momen sederhana namun berkesan. Pandangan kian dimanjakan oleh deretan replika patung penyu yang menawan di sepanjang tepi jalan.
“Fasilitas publik dan estetika kota yang telah dibangun indah ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Menjaga kebersihan dari sampah serta merawat fasilitas tanpa merusaknya adalah wujud cinta kita pada daerah sendiri.”
Sensasi Menyeberang Segara Anakan hingga Kuliner Kutawaru
Bagi masyarakat yang berasal dari wilayah Cilacap Barat, perjalanan menuju atau kembali dari pusat kota menyajikan pengalaman unik tersendiri. Memilih jalur transportasi air menyeberangi Segara Anakan menggunakan perahu mesin (perahu klotok) hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Selama perjalanan melintasi perairan, pandangan mata dipukau oleh lanskap pemandangan indah serta semburat nyala api dari kilang-kilang Pertamina yang megah. Setibanya di dermaga penyeberangan Kutawaru, perjalanan terasa lengkap dengan singgah ke kawasan wisata kuliner Kampung Kepiting. Olahan seafood yang segar, lezat, dan ramah di kantong siap memanjakan lidah para pelancong.
Bangga Wisata Lokal
Keunikan-keunikan inilah yang melengkapi keragaman serta keistimewaan Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, sebelum menjelajahi keindahan daerah lain, mari kita eksplorasi dan nikmati potensi wisata di tanah kelahiran kita sendiri.
Dengan aktif berkunjung dan mempromosikan destinasi lokal di media sosial maupun ruang publik, kita turut berpartisipasi dalam menggerakkan roda ekonomi daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mari bersama-sama merawat dan memperkenalkan keindahan Cilacap agar pesona estetik Kota Bercahaya semakin dikenal luas, baik di kancah nasional maupun internasional.








