Beranda Daerah Komisi A DPRD Jateng Soroti Pemangkasan Dana Desa

Komisi A DPRD Jateng Soroti Pemangkasan Dana Desa

Reses di Banyumas

13
0

Komisi A DPRD Jateng Soroti Pemangkasan Dana Desa dalam Reses di Banyumas

BANYUMAS, SAKSI PUBLIK — Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar kegiatan reses masa persidangan di Pendopo Kantor Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/6/2026). Selain menjaring aspirasi warga, agenda ini juga dimanfaatkan untuk mengawasi jalannya kebijakan daerah di tingkat desa.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sedikitnya 80 peserta hadir dalam forum tersebut, mulai dari perangkat desa, jajaran forkopimcam, tokoh masyarakat, pengurus TP-PKK, Karang Taruna, hingga warga setempat.

Kawal Kualitas Perda dan Anggaran Desa

Dalam sambutan utamanya, Anggota Komisi A DPRD Jateng, Dr. Agus Wijayanto, S.H., M.Kn, menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal kualitas pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) dan ketepatan pengalokasian anggaran di tingkat bawah.

Secara khusus, Agus menanggapi isu krusial terkait adanya pemangkasan alokasi Dana Desa (DD) yang dialihkan untuk keperluan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menegaskan, pengawasan ketat akan terus dilakukan agar hak-hak pembangunan desa tidak terganggu.

“Kami di Komisi A berkomitmen penuh untuk memastikan regulasi berjalan semestinya dan membantu memperlancar serta mendukung pembangunan di Desa Besuki,” ujar Agus.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Kecamatan Lumbir, Zaenul Rahman, memberikan paparan mengenai manajemen pengelolaan Dana Desa. Ia mengingatkan pentingnya transparansi agar anggaran negara tersebut benar-benar tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.

Serap Aspirasi Ketahanan Pangan

Sementara itu, Kepala Desa Besuki, Anas Setiyo Budi, A.Md, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran wakil rakyat yang bersedia turun langsung mendengar keluh kesah di wilayahnya. Ia berharap dialog ini membuahkan hasil konkret bagi kemajuan Desa Besuki.

Pada sesi tanya jawab, dinamika warga terlihat dari usulan yang disampaikan oleh Ketua RT 06/RW 01, Nursamsi. Ia mengajukan permohonan bantuan stimulan pertanian berupa:

100 kilogram bibit kacang hijau.

100 kilogram bibit jagung.

Bantuan ini dinilai sangat krusial untuk mendongkrak roda perekonomian pascapandemi sekaligus memperkuat program ketahanan pangan di tingkat RT.

Merespons permintaan tersebut, Dr. Agus Wijayanto bersama Zaenul Rahman langsung memberikan sinyal positif. Pihaknya sepakat untuk mengawal dan menindaklanjuti usulan tersebut melalui mekanisme penganggaran yang sah agar bisa segera terealisasi.

Kegiatan reses yang berakhir dengan tertib dan penuh rasa kekeluargaan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, parlemen, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang merata serta berkeadilan. (Mugi Ir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini