Beranda Daerah Lestarikan Tradisi, Pererat Persaudaraan, Wujudkan Desa yang Berkah

Lestarikan Tradisi, Pererat Persaudaraan, Wujudkan Desa yang Berkah

Grebeg Suran Desa Pasinggangan

19
0

Saksi Publik Banyumas, Rabu 15 Juli 2026 – Masyarakat Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, meriahkan peringatan acara adat Grebeg Suran tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan penuh makna yang berpusat di Lapangan Kalibatur RT 01 RW 05, Wilayah Kadus V. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (14/7) hingga Rabu (15/7), dan dihadiri penuh antusias oleh warga serta tamu undangan.

Acara dibuka pada Selasa malam dengan kegiatan Doa Bersama pukul 19.30 WIB, sebagai wujud syukur atas nikmat Tuhan sekaligus doa perlindungan dan kemajuan bagi seluruh warga desa.

Puncak perhelatan berlangsung hari ini, Rabu (15/7), dimulai pukul 08.00 WIB dengan Karnaval Gunungan. Rombongan gunungan hasil bumi berangkat dari Tobong RT 04 RW 07 berjalan menuju Lapangan Kalibatur. Pada momen yang berkesan, Kepala Desa Pasinggangan, Aris Sugiyono, S.H. secara simbolis memotong tumpeng gunungan, yang melambangkan pembagian berkah, kemakmuran, dan kebersamaan bagi seluruh warga desa.

Selanjutnya, pukul 13.00 WIB disajikan pertunjukan seni tradisional Kuda Lumping, yang memukau penonton dengan gerakan dinamis dan kekayaan budaya lokal. Rangkaian acara ditutup dengan kemegahan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk yang digelar pukul 19.30 WIB, dipimpin langsung oleh dalang ternama Ki Dalang Eko Suwaryo.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan partisipasi aktif berbagai pihak, antara lain:

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Kecamatan Banyumas
Kepala Desa se-Kecamatan Banyuma
Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pasinggangan
Ketua TP PKK, Karang Taruna, Satinmas, serta Ketua RT dan RW se-Desa Pasinggangan

Ketua Panitia Pelaksana, Sutiyono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan semua pihak. “Grebeg Suran bukan sekadar perayaan, melainkan warisan leluhur yang mengajarkan kita untuk saling berbagi, menjaga kelestarian budaya, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semoga tradisi ini terus hidup dan membawa kebaikan bagi Desa Pasinggangan,” ujarnya.

Kepala Desa Aris Sugiyono, S.H. menambahkan, acara ini menjadi bukti nyata semangat warga yang Guyub Rukun, Lestari Budaya, Desa Maju dan Bermartabat. “Potongan tumpeng simbolis ini adalah tanda bahwa rezeki dan keberkahan harus dinikmati bersama. Mari kita jaga persatuan, kembangkan potensi desa, dan lestarikan budaya asli Banyumas sebagai identitas kita,” tegasnya.

Dengan berakhirnya rangkaian acara Grebeg Suran 2026, diharapkan semangat kebersamaan terus terjaga, budaya lokal tetap lestari, dan Desa Pasinggangan semakin maju serta sejahtera di masa depan.(Mugi Ir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini