SAKSI PUBLIK CIPARI 03 JULI 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi membuktikan komitmennya dalam memperhatikan masyarakat akar rumput. Melalui program inovatif Kartu Jateng Ngopeni (KaJeN), Pemprov Jateng menyalurkan bantuan sosial non-tunai langsung kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Hari ini, Jumat, 3 Juli 2026, Pendopo Kantor Kecamatan Cipari menjadi saksi kebahagiaan puluhan warga. Sebanyak 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdiri dari lansia tidak mampu, penyandang disabilitas berat, serta fakir miskin non-produktif berkumpul untuk menerima hak mereka.
Program KaJeN ini merupakan bantalan sosial luar biasa yang dirancang khusus untuk memastikan warga rentan tidak sendirian dalam menghadapi impitan ekonomi.

Rapel 6 Bulan Tiap KPM Kantongi Rp1.200.000
Tidak tanggung-tanggung, dalam penyaluran kali ini, para penerima manfaat langsung menerima bantuan rapel selama 6 bulan sekaligus. Dengan nominal Rp200.000 per bulan, setiap KPM membawa pulang total bantuan sebesar Rp1.200.000.
Bantuan non-tunai ini diharapkan dapat menjadi stimulus penting untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, gizi, serta kesehatan para lansia dan penyandang disabilitas di wilayah Cipari.
“Pokoke Bapak Luthfi Jos Jis!”
Isak haru dan senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah para penerima. Salah satu warga penerima manfaat, Musriatun, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam langsung kepada Gubernur Jawa Tengah.
“Bapak Luthfi, terima kasih banyak. Ini adalah bentuk nyata dari keberadaan Pak Gubernur yang mau turun dan mengurusi rakyat kecil seperti kami. Pokoke Bapak Luthfi jos jis!” ungkap Musriatun penuh emosional di lokasi acara.
Penyaluran yang berlangsung tertib di Pendopo Kecamatan Cipari ini menegaskan bahwa birokrasi Jateng saat ini bergerak cepat, tepat sasaran, dan tanpa basa-basi dalam mengimplementasikan program “Ngopeni” rakyat.
( skamto99 )








