Beranda Daerah Membangun Industri Olahraga lewat Sepak Bola

Membangun Industri Olahraga lewat Sepak Bola

"Trisula" Pemuda Cipari Siap Gebrak Kades Cup 2026!

40
0
SAKSI PUBLIK CIPARI – 24/10/2026 Semangat baru berembuk dari pemuda Desa Cipari. Tiga sosok muda inspiratif Warisno (yang akrab disapa Gogon), Ibnu (Inu), dan Farhan yang dijuluki sebagai “Trisula”, resmi diberikan mandat penuh untuk menggelar turnamen sepak bola antar-desa bergengsi: Kades Cup Desa Cipari 2026.
Turnamen dengan format gugur ini bakal diikuti oleh 32 tim dari berbagai desa. Acara pembukaan (opening ceremony) dijadwalkan berlangsung meriah pada 29 Oktober 2026 mendatang, menyatukan tensi kompetisi olahraga dengan sajian seni dan tari lokal yang dikemas secara apik oleh tim Trisula.

Mengusung Konsep Industri Olahraga & Ekonomi Kerakyatan

Dalam presentasinya, Mas Gogon menegaskan bahwa turnamen kali ini tidak sekadar ajang olah fisik, melainkan membawa gagasan besar.
“Tema yang kami usung adalah Membangun Industri Olahraga Lewat Sepak Bola. Kami ingin membuktikan bahwa event olahraga lokal pun bisa dikelola secara profesional sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Gogon.
Gagasan ini disambut hangat oleh Kepala Desa Cipari, H. Sumono. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan anak-anak muda ini yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan desa.

“Anak-anak yang tergabung dalam Trisula ini memang sangat mengedepankan ekonomi kerakyatan. Ini selaras dengan program Desa Cipari, di mana UMKM harus tumbuh. Penggiat seni juga diberikan ruang untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka pada acara pembukaan dan penutupan nanti,” tutur H. Sumono.

Dampak Nyata Bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM

Pemberdayaan masyarakat menjadi pilar utama pelaksanaan event yang berlangsung selama 31 hari ini. Beberapa poin penting dalam pengelolaan acara meliputi:
  • UMKM Bebas Berjualan Gratis Para pedagang kecil dan UMKM diperbolehkan berjualan di sekitar area turnamen secara gratis tanpa dipungut biaya retribusi maupun keharusan membeli tiket.
  • Pengelolaan Parkir untuk Warga Lokal Mengingat Desa Cipari belum memiliki lapangan sendiri, panitia meminjam Lapangan Satria Kinayungan di Desa Mulyadadi. Seluruh pengelolaan parkir diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat lingkungan sekitar lapangan agar dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga setempat.
  • Ruang Bagi Penggiat Seni Pembukaan dan penutupan akan dikolaborasikan dengan para seniman lokal, menghadirkan atraksi seni dan tari tradisional yang memperkaya nuansa kebudayaan.

Wadah Potensi dan Penggerak Perubahan

Bagi para atlet muda, turnamen ini menjadi panggung besar untuk menunjukkan bakat. Dengan partisipasi 32 tim yang masing-masing membawa sekitar 15 pemain, diperkirakan hampir 500 pemuda akan berlaga di ajang ini.
Farhan, anggota Trisula yang juga mewakili unsur Karang Taruna, menyoroti nilai tambah bagi para pemain.
“Ini adalah event olahraga yang tidak hanya membawa nama harum desa, tetapi juga memberikan nilai ekonomi berupa pendapatan tambahan bagi para pemain bola yang bertanding,” ungkap Farhan.

Sementara itu, Mas Inu memberikan pesan mendalam bagi generasi muda agar terus mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
“Pemuda harus menjadi penggerak perubahan, jangan cuma kongkow-kongkow saja. Ingat, pemuda adalah pewaris kepemimpinan di masa yang akan datang,” tegas Inu.
Dengan persiapan matang dan sinergi antara olahraga, seni, serta pemberdayaan ekonomi warga, Kades Cup Desa Cipari 2026 dipastikan menjadi perhelatan yang paling dinantikan masyarakat. ( Skamto99 )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini