Saksi Publik-Jakarta 04 Februari 2026 Belum lama ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, pada 3 Februari 2026. Dalam pidatonya, beliau mengucapkan syukur kepada Tuhan atas kesehatan dan kedamaian yang diberikan.
Presiden menyoroti bahwa Indonesia, meskipun merupakan bangsa yang beragam, dapat bersatu dan mencapai cita-cita bersama. Beliau mengingatkan pentingnya pemimpin yang adil dan jujur serta mempertegas bahwa pemerintah harus memahami sejarah dan tantangan yang dihadapi bangsa.
Beliau menyatakan bahwa Indonesia harus berpegang pada prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta menghindari keterlibatan dalam pakta militer. Adanya potensi konflik global, termasuk kekhawatiran akan Perang Dunia III dan dampak perubahan iklim, memberi tantangan bagi Indonesia.
Presiden menekankan perlunya swasembada pangan dan energi untuk mencapai kemandirian nasional serta kesetaraan dalam distribusi sumber daya. Inisiatif yang telah dijalankan, seperti program “Makan Bergizi Gratis” dan hilirisasi industri, bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup rakyat.
Beliau juga mengajak semua elemen pemerintah, meski berasal dari partai politik yang berbeda, untuk bersatu dalam mengatasi masalah kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam penutup, beliau secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional ini, mengajak semua peserta untuk bekerja sama demi kepentingan bangsa.
Narasi Pidato ,Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, dan salam sejahtera bagi kita semua.
Dengan penuh rasa syukur, saya berdiri di sini hari ini untuk berbagi dengan Anda semua. Pertama, mari kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, atas segala berkah yang diberikan kepada kita, terutama atas kesehatan dan kedamaian di tanah air kita, Indonesia.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, terutama kepada wakil-wakil dari seluruh daerah, para menteri, dan seluruh anggota Kabinet Merah Putih. Hari ini, kita berkumpul di sini untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah.
Saudara-saudara, kita hidup di negara yang sangat beragam. Banyak yang meragukan kemampuan kita untuk bersatu. Namun, saya percaya dengan semangat dan tekad yang tulus, kita bisa mencapai cita-cita bersama. Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah contoh nyata bagaimana keragaman bisa berpadu dalam kesatuan.

Sebagai pemimpin, sudah menjadi tugas kita untuk mendengarkan harapan rakyat. Mereka mendambakan pemimpin yang adil dan jujur, yang bekerja demi kesejahteraan mereka semua. Jangan sekali-kali kita melupakan bahwa integritas dan komitmen terhadap rakyat adalah landasan utama dari kepemimpinan kita.
Tidak dapat dipungkiri, tantangan global—dari perubahan iklim hingga potensi konflik—menghampiri kita. Kita harus waspada dan siap menghadapi semua tantangan ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengedepankan swasembada pangan dan energi, agar kita tidak bergantung kepada pihak lain.
Program “Makan Bergizi Gratis” yang telah kami luncurkan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan setiap rakyat mendapatkan akses ke makanan yang sehat, sekaligus menciptakan lapangan kerja. Kami telah menciptakan lebih dari satu juta lapangan kerja melalui program ini.
Saya mengajak semua kepala daerah untuk bersatu, terlepas dari perbedaan politik. Kita harus bekerja demi kepentingan bangsa, mengatasi kemiskinan, dan membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.
Akhir kata, saya menyatakan Rapat Koordinasi Nasional tahun 2026 ini dibuka. Mari kita bekerja sama demi Indonesia yang lebih baik.
Semoga semangat Bapak Presiden Bisa menginspirasi semua kepala daerah se Indonesia sehingga ekspektasi yang dicapai adalah Kemakmuran bagi segenap Rakyat Indonesia.
Penulis : Mugi Ir








